Sejarah Singkat

Kelurahan Suryodiningratan merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Mantrijeron, Kota Yogyakarta. Sejarah berdirinya Kota Yogyakarta adalah mendasarkan pada sejarah Keraton Ngayogyakarta. Pada tanggal 13 Februari 1755 dilakukan penandatanganan naskah Perjanjian Giyanti yang mengakui Mangkubumi sebagai Sultan Hamengkubuwana I. Selanjutnya pada bulan April 1755 Sultan Hamengkubuwono I membangun Kraton Ngayogyakarta. Pada tanggal 7 Oktober 1756 Sultan Hamengkubuwana I pindah dari Kebanaran menuju Yogyakarta. Seiring dengan berjalannya waktu, nama Yogyakarta sebagai ibu kota kerajaannya menjadi lebih populer. Kerajaan yang dipimpin oleh Sri Sultan Hamengkubuwana I kemudian lebih terkenal dengan nama Kasultanan Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta adalah pusat pemerintahan sekaligus kediaman raja beserta keluarga kerajaan. Guna menjalankan kedua fungsi tersebut, dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai. Untuk itu Keraton Yogyakarta memiliki Abdi Dalem yang memiliki tugas-tugas tertentu. Tiap kelompok Abdi Dalem mendapatkan pemukiman sendiri yang tidak jauh dari area keraton, termasuk di area-area di luar tembok benteng keraton. Area-area ini tersebar memanjang dari utara sampai selatan, dari Tugu sampai Panggung Krapyak. Di sisi timur dibatasi oleh Sungai Winongo, sedang di sebelah barat dibatasi Sungai Code.

Kini pemukiman-pemukiman tersebut sudah bukan lagi pemukiman khusus untuk Abdi Dalem keraton, namun sudah dihuni oleh masyarakat umum. Letak pemukiman-pemukiman tersebut masih bisa dilacak berdasar nama kampung, atau toponim yang ada. Adapun kampung-kampung di luar benteng khusunya di wilayah Kelurahan Suryodiningratan yang memiliki nama berdasarkan tugas dan keahlian Abdi Dalem tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Kampung Pugeran

Kampung Pugeran ada di sekitar dalem GPH. Puger. Beliau putra ke-20 Hamengku Buwono VI dan garwa permaisuri GKR. Sultan (GKR. Hageng). Dalem Pugeran ada di sisi selatan benteng Baluwarti. Sepanjang Jalan Pugeran dulunya ditanami pohon-pohon Gayam. Lokasi Dalem Pugeran ke arah barat menuju simpul jalan di pojok benteng sekitar kampung Daengan.  Sedangkan ke arah timur menuju Kumendaman, Suryodiningratan di sisi selatan, serta Daengan - Gedongkiwo di barat. Kampung Pugeran secara administratif ada di kawasan  Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron.

  1. Kampung Kumendaman

Kampung Kumendanan ada di sekitar Dalem KPH. Purwodiningrat. Beliau berpangkat Mayor Kumendam atau Komandan,  seorang Wedana Hageng Prajurit Keraton Ngayogyakarta pada masa Hamengku Buwono VII.  KPH.Purwodiningrat suami dari GKR. Sekar Kedhaton, putri ke-12 Hamengku Buwono VII dan garwa permaisuri GKR. Kencono. Saat ini dalem tersebut menjadi kediaman GBPH. Condrodiningrat, putra ke-14 Hamengku Buwono IX dari garwa BRAy. Hastungkoro. Letak Dalem tersebut di sisi barat daya Plengkung Nirbaya (Gading), tepatnya di sebelah selatan benteng Baluwarti.

Sedangkan di sekitar kampung Kumendaman ada  beberapa Dalem Pangeran atau bangsawan yang lainnya seperti Dalem Mangkukusuman yang merupakan kediaman GPH. Mangkukusumo. Beliau putra ke-17 Hamengku Buwono VII dan garwa GKR. Kencono. Dalem ini ada di barat Plengkung Gading (Nirbaya). Sayangnya,  saat ini Dalem Mangkukusuman sudah tidak ada. Lalu, terjadi alih fungsi menjadi SMA PIRI dan Kantor Telkom STO Pugeran.

Kedua, Dalem Brongtodiningratan, kediaman BRAy. Brongtodiningrat putri ke-47 Hamengku Buwono VII dan garwa BRAy. Pujoretno. Dalem ini lokasinya menghadap Dalem Suryodiningratan di Jalan Suryodiningratan. Saat ini dalem tersebut menjadi eks Hotel Brongto.

Ketiga, Dalem Purboseputran, kediaman KRT. Purboseputro, suami dari BRAy. Purboseputro atau dikenal juga sebagai BRAy. Siti Sriwayati, putri ke-18 Hamengku Buwono VIII dari garwa BRAy. Srengkoro Hadiningdiah.  Lokasi dalem ini di sisi timur dalem Brongtodiningratan. Sekarang dalem ini difungsikan sebagai gedung program Pasca Sarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Kampung Kumendaman secara tata kelola pemerintahan, ada di dalam kawasan Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron.

  1. Kampung Suryodiningratan

Kampung Suryodiningratan merupakan tempat tinggal atau Dalem BPH. Suryodiningrat. Beliau putra ke-24 Hamengku Buwono VII dari garwa BRAy. Retnojuwito. Dalem tersebut ada di jalan Suryodiningratan dan berdekatan dengan Dalem Brongtodiningratan, menjadi Sekolah Menengah Pertama Stella Duce. Kampung Suryodiningratan menjadi bagian dari wilayah Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron.

  1. Kampung Minggiran

Kampung Minggiran merupakan tempat tinggal Abdi Dalem yang bertugas di keputren keraton. Saat ini Kampung Minggiran terdiri dari gabungan Kampung Mijen, Kampung Keradenan, dan Kampung Keparakan Kiwa. Secara administratif kampung ini berada di Kelurahan Suryodiningratan, Kecamatan Mantrijeron.